Bandar Judi Darat Pensiun, Kalah Bersaing Dengan Yang Online –
Perjudian darat sepak bola semakin tergeser keberadaannya oleh kehadiran perkembangan teknologi yang semakin maju, sehingga mampu menghadirkan judi sepak bola melalui jalur online yang bisa diakses dengan lebih mudah. Hal ini tentu berdampak langsung pada bandar judi darat, salah satunya seperti yang ada di daerah Solo.

Banyak Judi Darat Di Solo Yang Pensiun Akibat Hadirnya Judi Online
Perjudian darat memang sangat ramai dan selalu dicari keberadaanya oleh penjudi, meski di tempat – tempat tersembunyi sekalipun.
Sayangnya berkat kemajuan teknologi yang akhirnya bisa menyediakan perjudian secara online, mulai banyak penjudi yang meninggalkan perjudian darat dan beralih mengakses judi online dari perangkat digitalnya masing – masing.

Dikarenakan lapak perjudian darat semakin hari semakin sepi, banyak bandar judi darat di Solo yang akhirnya memutuskan untuk berhenti alias pensiun dari profesinya itu. Salah satunya seperti yang dialami oleh Joni, salah satu bandar judi offline yang merupakan perantau di Solo.
Menurut pengakuannya, Joni merasakan bahwa Solo kini bukan lagi menjadi pasar yang menarik bagi perjudian bola secara offline atau darat.
Joni sendiri memulai bisnis perjudian daratnya mulai tahun 2016 silam, dimana pada saat itu dirinya masih berstatus mahasiswa di salah satu universitas negeri Solo. Bisnis yang dimulainya tersebut, hanya berjalan selama 1 tahun.

Menurut penuturan Joni, ranah judi bola secara darat di Solo memang sangat redup akhir – akhir ini. Meski demikian, menurutnya keberadaan judi bola offline atau darat sepertinya masih cukup tinggi di kota lain.


Banyak Orang Yang Sudah Punya Smartphone
Kemunduran judi bola darat di Solo memang bisa terjadi karena banyak faktor, namun sebab utamanya dikarenakan pengguna smartphone di kota batik ini semakin meningkat.
Semua orang dari pelosok hingga kota telah memiliki smartphone, sehingga semakin banyak penjudi yang bisa akses situs judi online.
Judi online memang mudah untuk diikuti, asalkan pemain telah membuat akun yang terhubung dengan rekening pribadinya.
Pemain judi online harus mengisi deposit dari saldo rekening yang digunakannya untuk membuat akun, sebagai modal awal minimum untuk bertaruh di situs judi tersebut. Berbeda dengan judi darat, yang bahkan bisa dimainkan tanpa ada batasan minimum modal.

Sudah Akrab Dengan Dunia Judi Sejak Kecil
Joni yang kiparahnya lumayan lama sebagai bandar judi darat di Solo ini, mengaku sudah akrab dengan kegiatan judi semenjak kecil. Sebelum menjadi bandar di Solo, dulunya Joni tinggal di daerah pelosok yang familiar dengan kegiatan perjudian.

Saat berada di bangku SMP dan SMA, Joni sudah bermain judi untuk kelas pelajar. Menurutnya perjudian untuk level pelajar masih mudah. Saat itu Joni berperan untuk menjadi bandar tebak koin, tebak banyaknya jumlah sedotan, serta tebak jumlah keramik di lorong sekolahan.
Sebagai bandar judi darat, Joni merasa bahwa kini Solo bukan lagi menjadi tempat yang bagus untuk bisnis semacam itu. Dikarenakan penjudi di kota ini sudah banyak yang beralih ke judi online, sehingga membuat bandar darat seperti dirinya harus pensiun.

Joni juga mengatakan bahwa pemerataan pengguna smartphone di Solo, menjadi penyebab utama hal ini terjadi. Meski demikian, menurutnya bisnis judi darat di luar Solo masih berjalan cukup baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *